Di kota Solo saat ini sedang populer
di antara para pecinta burung berkicau untuk memelihara burung cucak kombo.
Burung endemik asli Indonesia ini
memang memiliki kicauan yang cukup bagus dan khas.
Sebenarnya burung ini adalah burung
yang dilindungi, tetapi entah bagaimana caranya ada ratusan bahkan mungkin
ribuan yang bisa dijual di pasar burung lokal.
Membedakan Jantan dan Betina
Perbedaan antara pejantan dan betina cucak kombo memang lumayan sulit jika dilakukan ketika burung masih muda. Hal ini karena warna bulunya hampir sama. Namun ketika sudah dewasa kita dapat membedakan antara jantan dan betina dengan cara sebagai berikut.
Perbedaan antara pejantan dan betina cucak kombo memang lumayan sulit jika dilakukan ketika burung masih muda. Hal ini karena warna bulunya hampir sama. Namun ketika sudah dewasa kita dapat membedakan antara jantan dan betina dengan cara sebagai berikut.
Cucak Kombo Betina
- Bagian bawah paruh dan perut terdapat garis berwarna kuning.
- Bagian punggungnya juga lebih cenderung ke warna kuning.
- Postur lebih kecil
Cucak Kombo Jantan
- Postur lebih besar dan memanjang
- Bagian bawah paruh dan perut tidak terdapat garis berwarna kuning dan cenderung berwarna abu-abu.
- Bagian punggungnya juga lebih cenderung ke warna hijau.
- Paruh lebih besar dan panjang.
- Memiliki kualitas suara yang lebih keras dan variatif.
Perawatan Cucak Kombo
Makanan - Di alam bebas makanan cucak kombo adalah nektar bunga. Namun anda juga bisa memberinya larutan air gula, kroto dan serangga kecil. Jika memberikan ulat hendaknya berikan yang masih kecil atau yang masih berwarna putih. Anda juga dapat melatihnya untuk memaka voer dengan cara mencampurnya dengan kroto terlebih dahulu kemudian perlahan-lahan memberikan voer saja. Dapat juga ditambahkan susu kental manis putih untuk menambah makanan yang mengandung cukup asupan gula nya.
Makanan - Di alam bebas makanan cucak kombo adalah nektar bunga. Namun anda juga bisa memberinya larutan air gula, kroto dan serangga kecil. Jika memberikan ulat hendaknya berikan yang masih kecil atau yang masih berwarna putih. Anda juga dapat melatihnya untuk memaka voer dengan cara mencampurnya dengan kroto terlebih dahulu kemudian perlahan-lahan memberikan voer saja. Dapat juga ditambahkan susu kental manis putih untuk menambah makanan yang mengandung cukup asupan gula nya.
Jadi dalam sangkar cucak kombo ini
kita tempat kan 4 cepuk, satu untuk tempat nektar, satu untuk tempat kroto atau
ulat, satu untuk susu kental manis, dan satu lagi untuk tempat minum (usahakan
tempatnya agak besar, dikarenakan cucak kombo sangat suka mandi)
Sangkar - Untuk memelihara cucak kombo diperlukan ukuran sangkar sekitar 40 x 40 cm dengan tinggi sekitar 50-60 cm.
Penjemuran - Usahakan untuk menjemur cucak
kombo ketika matahari masih hangat. Jangan menjemur di bawah terik matahari
yang terlalu panas.
Kerodong - Usahakan untuk selalu mengerodong
sangkar agar burung dapat istirahat dengan baik dan juga terbebas dari gangguan
hewan lain.
Menjaga kebersihan - Selalu bersihkan sangkar dan mangkuk makanan dan minuman agar burung selalu dalam keadaan sehat.
Menjaga kebersihan - Selalu bersihkan sangkar dan mangkuk makanan dan minuman agar burung selalu dalam keadaan sehat.


